Apa Saja Tanda-tanda Waktu Persalinan Sudah Dekat ?


Setiap ibu yang sedang hamil pastinya penting untuk memahami apa saja tanda-tanda persalinan sudah dekat. Tujuannya tidaklah lain supaya ibu dapat mempersiapkan berbagai hal yang memang perlju untuk disiapkan, baik secara fisik maupun mental menjelang hadapi waktu bersalin. Melahirkan adalah sebuah proses yang sangat melelahkan dan sebelum memasuki waktu persalinan, ibu hamil menjumpai beberapa tanda tanda hendak melahirkan. Nah, akan tetapi tidak semua ibu hamil akan mengalami tanda tanda persalinan sudah dekat yang sama dengan ibu hamil lainnya. Bebeapa tanda kehamilan terjadi baik dalam hal fisik maupun emosional ibu. Pada umumnya beberapa tanda tanda persalinan sudah dekat mulai dapat diperhatikan kurang lebih seminggu sebelum waktu persalinan tiba. Nah, apa saja tanda-tanda kalau waktu persalinan ibu semakin dekat ? Berikut ini antara lainnya :

1. Sulit tidur sehingga membuat jam tidur ibu pun berkurang dibanding biasanya
2. Merasakan nyeri di bagian punggung, perut yang sakit dan kram seperti ketika menstruasi
3. Lebih sering buang air kecil. Beberapa hari sebelum tiba waktu persalinan, bayi akan turun mendekati tulang panggul ibu dan kondisi yang demikian tersebut menjadikan rahim ibu pun bersandar lebih seing di kandung kemih. Dengan begitu, menjadikan frekuensi untuk buang air kecil ibu pun meningkat
4. Munculnya lendir yang kental dan juga bercampur darah dari daerah kewanitaan ibu. Selama masa kehamilan, serviks ditutupi oleh lendir dan ketika waktu persalinan sudah dekat, serviks tersebut akan membesar sehingga menjadikan jalan lendir pun keluar lewat miss v. Umumnya warnanya bisa merah muda dan sedikit berdarah, kadang juga bening. Akan tetapi yang perlu jadi perhatian bahwa lendir yang bercampur darah yang keluar dari miss v tersebut tidak selalu menjadi tanda-tanda persalinan sudah dekat. Bisa jadi karena setelah melakukan pemeriksaan pada daerah kewanitaan.
5. Kontraksi palsu atau juga disebutnya dengan Braxton Hicks. Kontraksi palsu ini adalah sebuah kondisi pengencangan perut yang datang dan juga pergi. Akan tetapi pengencangan perut tersebut sendiri tidaklah sekuat kontraksi asli yang muncul beberapa saat akan menjalankan proses persalinan. Kontraksi palsu biasanya berlangsung sekitar setengah menit atau dua menit. Kontraksi palsu juga bisa hilang ketika ibu berpindah posisi lebih rileks. Kontraksi palsu hanya terasa di bagian perut maupun panggul. Berbeda halnya dengan kontraksi asli yang terasa di daerah bawah pungguh dan berpindah menuju daerah depan perut.
6. Air ketuban pecah. Ini adalah salah satu tanda-tanda persalinan sudah dekat yang bisa dikatakan paling umum dan juga yang paling mudah diketahui oleh sebagian besar ibu hamil yang usia kehamilannya sudah berada di penghujung trimester tiga. Sebagian besar ibu hamil mengalami kontraksi terlebih dahulu dan kemudian air ketuban pecah. Akan tetapi sebagian ibu hamil juga bisa mengalami air ketuban pecah terlebih dahulu sebelum munculnya kontraksi. Apabila air ketuban ini sudah pecah, maka ibu harus segera dilarikan ke rumah sakit untuk mempersiapkan proses persalinan. Umumnya setelah ketuban pecah, waktu persalinan dapat berlangsung kurang dari 24 jam setelahnya.

Bekali diri ibu dengan banyak pengetahuan seputar kehamilan, persalinan sampai dengan perawatan pada si kecil. Wyeth Parenting Club bisa menjadi tempat untuk ibu peroleh berbagai informasi tekait hal tersebut.

Comments

Popular Posts